Grup saudari AKB48 asal Filipina, MNL48 secara mengejutkan resmi menyatakan bubar. Melalui pengumuman darurat yang dirilis oleh pihak manajemen mereka, P.O.S Inc. pada Rabu (20/05), pihak mereka memastikan akan menyudahi seluruh rangkaian aktivitas grup yang telah berjalan selama delapan tahun ini.
Sebelumnya mereka sempat mengumumkan transisi besar berupa perubahan nama perusahaan operasional pada awal tahun 2026.
BACA JUGA: AKB48 Team TP Resmi Bertransformasi Menjadi TPE48
Stabilitas Manajemen dan Operasional Jadi Penyebab MNL48 Bubar
Berdasarkan rilis resmi yang diunggah pihak P.O.S Inc., keputusan untuk membubarkan MNL48 terpaksa diambil karena kondisi ekosistem industri hiburan dan stabilitas internal grup yang kian hari kian tidak memungkinkan untuk dipertahankan.
“Setelah diskusi ekstensif dengan semua pihak terkait, P.O.S Inc. telah mengambil keputusan sulit untuk menyudahi aktivitas MNL48 pada akhir Mei 2026. Setelah mempertimbangkan secara cermat keberlanjutan struktur manajemen, lingkungan operasional di masa depan, serta berbagai kondisi yang diperlukan untuk terus mendukung grup secara stabil, kami menyimpulkan bahwa akan sulit untuk melanjutkan aktivitas MNL48 ke depannya,” tulis pernyataan resmi P.O.S Inc.
Pihak P.O.S Inc. juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh MNLoves (sebutan untuk fans MNL48) atas pengumuman yang dirilis secara mendadak ini, serta penyesalan mendalam karena tidak mampu membawa grup memenuhi ekspektasi di babak baru di bawah naungan mereka.
“Pag-ibig Fortune Cookie” Menjadi Single Terakhir MNL48
Mengingat lagu tersebut merupakan versi rekaman ulang (remake) dari single kedua mereka di tahun 2018 silam, pihak manajemen mendedikasikan perilisan MV terakhir ini yang awalnya dibuat sebagai lagu pembuka dari transisi manajemen namun berubah bentuk sebagai tanda apresiasi dan rasa terima kasih yang tak terhingga atas dukungan fans serta perjuangan seluruh member dari generasi pertama hingga kelima.
Pembubaran MNL48 menjadi alarm pengingat bagi industri idol di Asia Tenggara. Meskipun sempat melahirkan member berbakat dan sukses mengenalkan budaya idol khas Jepang ke pasar Filipina, tantangan badai pasca-pandemi, manajemen lama yang sempat karut-marut, serta keterbatasan ruang promosi akhirnya memaksa sang pionir untuk menyudahi langkahnya.
KAORI Newsline | Sumber: Official Website MNL48

















