#Kaoreaders! Perhelatan Piala Dunia 2026 alias Pesta Bola Akbar 2026 kini tinggal menunggu hitungan hari lho! Sebanyak 48 negara akan bertanding untuk memperebutkan trofi Piala Dunia yang akan berlangsung di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko dari tanggal 12 Juni sampai 19 Juli 2026 nanti.
Di artikel ini kami akan bertanya kepada rekan-rekan KAORI seputar siapa yang akan juara dunia tahun ini sekaligus mengetahui seberapa jauh kans Timnas Jepang pada pergelaran kali ini. Berikut adalah jawabannya!
Dean Astarada, KAORI Newsline (Field Officer)
Juara : Jerman
Alasan: Meski Jerman identik dengan core Bayern yang memenuhi panggilan pemain yang dibawa pada perhelatan kali ini, Julian Nagelsmann nampaknya sudah belajar dari kesalahan era Hansi Flick dengan memilih pemain-pemain Jerman yang memiliki performa gemilang di liga domestik. Kai Havertz, Jamal Musiala dan Florian Wirtz diharapkan menjadi ujung tombak untuk formasi menyerang tim Die Mannschaft.
Meski perhelatan ini bisa jadi merupakan “the last dance” untuk Manuel Neuer, kombinasi defence dengan Antonio Rudiger, Nico Schlotterbeck dan David Raum diharapkan bisa memperkokoh lini pertahanan tersebut. Nagelsmann juga perlu melakukan variasi strategi selain “False 9” untuk menciptakan peluang-peluang gol yang efektif.
Kans Jepang: Babak 8 besar/Semi Final
Alasan: Ujian terbesar timnas Jepang hingga saat ini adalah kembali melawan tim-tim Eropa dan Amerika Selatan. Meski Jepang tampil sangat dominan pada saat penyisihan zona Asia, fase grup akan menjadi tantangan terbesar bagi mereka dengan adanya timnas Belanda dan Swedia yang berada di dalam satu grup.
Perempat final hingga semifinal merupakan prediksi yang masuk akal jika Jepang tetap mempertahankan dominasi tersebut. Ritsu Doan, Wataru Endo dan Kento Shiogai diprediksi akan menjadi pemain yang mempunyai impact paling besar untuk timnas Jepang kali ini.
M. Sifaul Azis, KAORI Newsline
Juara: Spanyol
Alasan: Dengan kekuatan komposisi tim yang hampir sama saat mereka menjuarai Euro 24. Sepertinya, Lamine Yamal cs. bakal mengulangi Kejayaan Spanyol era emas 2008-2012.
Kans Jepang: Babak 8 besar
Alasan: Belajar dari pengalaman, Moriyasu bakal membawa strategi yang sedikit berbeda, dan melihat beberapa friendly match terakhir melawan tim kuat Eropa. Yakin bisa melangkah jauh bagi Sang Samurai Biru, 8 besar bisa diraih. Kekuatan Blue Lock rasanya bakal semakin nyata. Dan satu lagi, JANGAN LUPA BACA MANGA “GIANT KILLING“!
Eriq Affandi, Indonesian Anime Times (IAT)
Juara: Norwegia
Selain skuadnya yang merata dan sama baiknya, pelatih Norwegia, Ståle Solbakken membawa tim yang penuh determinasi ini lolos ke Perhelatan 2026 sejak Egil Olsen melakukannya pada 1998. Eks-pelatih Copenhagen ini memoles tim Norwegia menjadi tim yang solid secara bertahan dengan serangan yang cair dan susah ditebak. Meski ditempatkan di grup neraka bersama 2 kali juara Perancis, Senegal, dan kuda hitam Irak, faktor-faktor diatas ditambah dengan kejutan di setiap pertandingannya, tim berjulukan Røde, Hvite, Blå (Merah, Putih, dan Biru) ini siap merengkuh trofi Pesta Bola Akbar 2026 dengan cara yang belum pernah mereka coba sebelumnya.
Kans Jepang: Babak 16 besar
Alasan: Tanpa mengurangi rasa pencapaian dan progres yang luar biasa dari Timnas Jepang dalam setiap ajang Piala Dunia, tantangan mereka nantinya ada tiga. Selain dari tim-tim besar Eropa dan Amerika Selatan serta mentalitas tim yang bisa kapan saja jatuh, kini mereka akan berhadapan dengan 48 tim berpartisipasi, yang bahkan belum pernah mereka hadapi sebelumnya.
Pelatih Hajime Moriyasu mesti putar otak bagaimana cara menghadapi setiap tim yang akan mereka temui nantinya, dari menghadapi Swedia dan Belanda di fase grup, hingga tim-tim yang sama kuatnya di babak knockout nanti. Racikan taktik, kedalaman skuad, dan mentalitas skuad Sang Samurai Biru akan menentukan apakah mereka kembali terhenti di babak ke 16 besar untuk ketiga kali berturut-turut, atau…..
Artikel ini berlanjut ke halaman selanjutnya.










